Selasa, 05 Mei 2026 - 19:43 WIB , Editor: ruben
Rohil | Tribunterkini– Dalam upaya melindungi masyarakat dari peredaran Obat dan Makanan berbahaya, Balai Besar POM (BBPOM) Pekanbaru bersama Anggota Komisi IX DPR RI, dr. Maharani, menggelar kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Tokoh Masyarakat pada Selasa (5 Mei 2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Tanah Putih Tanjung Melawan Kabupaten Rokan Hilir ini dihadiri oleh ratusan warga desa yang antusias menyimak materi mengenai pentingnya kesehatan pangan.
Acara ini bertujuan meningkatkan kemandirian warga dalam memilih produk yang aman untuk dikonsumsi keluarga sehari-hari.
Kepala BBPOM Pekanbaru Alex Sander dalam paparannya memperkenalkan Profil BBPOM Pekanbaru sebagai lembaga pengawas yang menjadi garda terdepan pelindung kesehatan masyarakat. Beliau menjelaskan bahwa pengawasan bukan hanya tugas pemerintah, namun juga memerlukan peran aktif masyarakat sebagai konsumen.
Selain itu, materi mengenai Keamanan Pangan menjadi sorotan utama. Warga diedukasi untuk mengenali ciri-ciri pangan yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, dan pewarna tekstil yang sering kali disalahgunakan oleh oknum pedagang nakal.
Sebagai narasumber tokoh masyarakat, dr. Maharani mengajak seluruh warga Tanah Putih Tanjung Melawan Kabupaten Rohil untuk menjadi konsumen yang cerdas dan kritis. Beliau mengingatkan bahwa mencegah penyakit melalui pemilihan pangan yang aman jauh lebih baik dan murah daripada mengobati, dr. Maharani juga memberikan pesan mendalam kepada warga bahwa kesehatan adalah hal yang paling penting dan utama di atas segalanya.
Warga yang hadir sangat aktif dalam sesi tanya jawab, terutama mengenai cara mengecek legalitas produk secara mandiri melalui aplikasi ponsel. Melalui kegiatan ini, BBPOM Pekanbaru dan dr. Maharani berharap warga Tanah Putih Tanjung Melawan Kabupaten Rokan Hilir tidak lagi hanya menjadi pembeli pasif, melainkan menjadi agen perubahan yang mampu memutus rantai peredaran produk ilegal di lingkungannya.
Kegiatan berjalan lancar dan ditutup dengan komitmen bersama untuk mewujudkan desa yang sadar pangan aman demi generasi masa depan yang lebih sehat. **
(Rohil-Pekanbaru/ruben)
Sumber : https://www.tribunterkini.com/