Riau

Kapolda Riau Pimpin Upacara Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Tahun 2019

Kamis, 19 Desember 2019 - 17:10 WIB , Editor: ruben,

Pekanbaru | Tribunterkini- Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi Pimpin Upacara Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Muara Takus 2019 yang didampingi Kasrem 031/WB Kolonel Inf Asep Nugraha,
di Halaman Kantor Gubernur Riau, Kamis (19/12/19).

Nampak menghadiri Gubernur Riau H. Syamsuar, M.Si yang diwakili, Ketua DPRD Provinsi Riau H. Indra Gunawan Eet, Ph.D, Danrem 031/WB Brigjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT yang diwakili Kasrem 031/WB Kolonel Inf Asep Nugraha, SE, M.Si, Kejati Riau Uung Abdul Syakur, SH, MH yang mewakili, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka, ST, MM, Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Wahyu Dili Yudha, Wakapolda Riau, Irwasda Polda Riau, Para pejabat utama Polda Riau, Para tamu undangan.

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si menyampaikan, marilah kita mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas limpahan Rahmat dan Karunia Nya, pada hari ini kita dapat mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Tahun 2019.

Apel gelar pasukan yang serentak diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran ini bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan personel dan peralatan pengamanan, soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan, serta menumbuhkan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Operasi lilin tahun 2019 merupakan operasi kepolisian terpusat yang akan dilaksanakan selama 10 hari, mulai hari Senin (23/12/2019), sampai dengan hari (18/12/2019), sampai dengan hari Rabu tanggal 01/01/2020, Fokus pengamanan adalah 61.308 objek di seluruh Indonesia baik gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, obyek perayaan Tahun Baru, Terminal, Pelabuhan, Statiun KA, dan Bandara.

Dalam pelaksanaan, operasi ini akan melibatkan 191.807 personel pengamanan gabungan yang terdiri atas 121.358 personel Polri, 17.190 personil TNI, serta 55.259 personel yang berasal dari instansi terkait antara lain satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom, dan instansi lainnya.

Kekuatan personel tersebut akan ditempatkan pada 1.792 titik pos pengamanan, 745 titip pos pelayanan, dan 45 titik pos terpadu. Strategi yang diterapkan dalam operasi ini adalah mengedepankan tindakan preemitif dan preventif dengan didukung kegiatan intelijen, berupa deteksi dini dan deteksi aksi, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional

Berdasarkan prediksi intelijen, terdapat 12 potensi kerawanan yang harus kita antisipasi, yaitu aksi terorisme, kejahatan konvenaional, kemacematan lalu lintas, kecelakaan transportasi Sweeping Ormas, Aksi penolakan peribadatan, kenaikan harga sembako, konflik sosial dan tawuran, bencana alam, konvoi dan balap liar, kebakaran akibat petasan, dan pesta narkoba ataupun minuman keras.

Saya akan menyampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani, yaitu sebagai berikut:
1. Tetap jaga kesehatan serta niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Pastikan setiap personel hadir sesuai Plotting serta paham terhadap tugas dan tanggung jawabnya.
3. Lakukan deteksi dini dengan memetakan titik - titik kerawanan secara tepat dan optimalkan penggalangan untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat.
4. Laksanakan pengamanan secara profesional dan Humanis, berikan pelayanan terbaik, serta tingkatkan kewaspadaan pengamanan melalui penerapan Buddy System.
5. Mantapkan kerja sama, sinergi, dan soliditas para pihak yang terlibat demi kebeehasilan pelaksanaan operasi.

Sebelum mengakhiri amanat ini, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh personel dan pemangku kepentingan yang terlibat dalam operasi lilin tahun 2019.

Tidak lupa, pada kesempatan yang baik ini saya juga mengucapkan: "Selamat Hari Natal 2019, dan Tahun Baru 2020", ucap Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dalam membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Aziz, M.Si. **(Rbn).

(Pekanbaru/ruben)

KOMENTAR
Silahkan Login Untuk Mengisi Komentar