Riau

Polres Siak Tanam Jagung 2 Hektare Di Mempura, Dukung Program Presiden Wujudkan Ketahanan Pangan

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:45 WIB , Editor: ruben,

SIAK | Tribunterkini– Dalam rangka mendukung Program Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, Polres Siak melaksanakan Penanaman Jagung Kuartal I Tahun 2026 di lahan Balai Penyuluhan Pertanian Kampung Benteng Hilir, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Rabu (25/2/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB tersebut dipusatkan di lahan seluas kurang lebih 2 hektare milik Pemerintah Daerah Siak, berlokasi di Jalan Lintas Perawang–Siak. Penanaman jagung pipil ini menjadi bagian dari gerakan serentak di jajaran Polda Riau dalam mendukung swasembada pangan nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H., Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Siak Kaharudin S.P, jajaran Pejabat Utama Polres Siak, Kapolsek Siak, unsur pemerintah kecamatan dan kampung, personel TNI-Polri, penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta kelompok tani Benteng Jaya.

Sebanyak ±20 kilogram bibit jagung pipil ditanam di atas lahan yang dikelola melalui kerja sama Bumkam Kampung Benteng Hilir dengan Poktan Benteng Jaya.

*Komitmen Polri Kawal Ketahanan Nasional*

Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian tak terpisahkan dari ketahanan nasional.

“Ketahanan pangan adalah pondasi stabilitas keamanan. Masyarakat yang sejahtera dengan ketersediaan pangan yang cukup akan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, khususnya di wilayah hukum Polres Siak,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan Polri terhadap budidaya jagung pipil bukan sekadar seremonial, tetapi diwujudkan melalui langkah konkret. Di antaranya pendampingan Bhabinkamtibmas di setiap desa, pemanfaatan lahan tidur milik Polri maupun masyarakat menjadi lahan produktif, serta pengamanan rantai distribusi hasil panen.

“Kami pastikan distribusi jagung berjalan lancar tanpa adanya praktik spekulasi harga maupun pungutan liar. Polri adalah sahabat petani. Jika ada kendala keamanan atau hambatan di lapangan, pintu kami selalu terbuka,” tegasnya.

Ia berharap sinergi antara Polres Siak, pemerintah daerah, pemerintah kampung, Bumkam, serta kelompok tani dapat menjadikan Kabupaten Siak sebagai salah satu lumbung jagung di Provinsi Riau.

*Apresiasi Dinas Pertanian*

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Siak, Kaharudin S.P, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Polres Siak dalam mendukung program swasembada pangan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin. Ketahanan pangan membutuhkan gotong royong seluruh pihak. Selain bersinergi dengan Polri, kami juga bekerja sama dengan TNI, khususnya dalam pengembangan tanaman padi di sejumlah wilayah di Kabupaten Siak,” ungkapnya.

Ia menambahkan, optimalisasi lahan yang ada menjadi langkah strategis untuk menekan potensi inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi daerah. Pihaknya juga mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam komoditas kebutuhan pokok.

*Penyuluh Siap Dampingi Petani*

Ketua Koordinator Lapangan PPL Kecamatan Mempura, Dhanar, menyatakan kesiapan para penyuluh dalam mendampingi proses budidaya hingga masa panen.

“Kami dari penyuluh pertanian siap memberikan pendampingan teknis mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemupukan hingga pengendalian hama. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis hasil panen dari lahan 2 hektare ini bisa maksimal dan berkualitas,” jelasnya.

Ia menilai keterlibatan TNI-Polri dalam program ketahanan pangan menjadi motivasi tambahan bagi petani untuk lebih serius mengelola lahan secara produktif dan berkelanjutan.

*Situasi Aman dan Kondusif*

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, doa, sambutan, penyerahan bantuan satu unit alat semprot kepada petani, penanaman jagung secara simbolis, hingga foto bersama. Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.15 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.

Penanaman jagung Kuartal I Tahun 2026 ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam mendukung Asta Cita Presiden menuju Indonesia Maju dan Indonesia Emas, khususnya melalui penguatan ketahanan pangan nasional berbasis kolaborasi lintas sektor di daerah. **

(Siak/ruben)

KOMENTAR
Silahkan Login Untuk Mengisi Komentar